Kota Bima — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Angkatan ke-22 Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (12/8/2026), bertempat di Convention Hall Paruga Nae, Kota Bima.
Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi STIT Sunan Giri Bima dalam mengantarkan para lulusan menuju tahap baru dalam perjalanan akademik dan pengabdian. Para lulusan berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Ketua STIT Sunan Giri Bima, Irwan Supriadin J, M.Sos.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa para lulusan telah melewati proses pendidikan yang membekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan, baik dalam aspek akademik maupun nonakademik.
Ia berharap bekal yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata serta menjadi dasar bagi para alumni untuk memberikan kontribusi dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Asisten III Setda Kota Bima, Drs. Muhammad Saleh, menyampaikan ucapan selamat kepada STIT Sunan Giri Bima atas terselenggaranya wisuda. Ia berharap para alumni mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sekretaris Kopertais Wilayah XIV Mataram, Prof. Dr. Muhammad Sa’i, M.A., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengenang sekaligus merefleksikan perjalanan panjang mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Ia juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Menurutnya, perkembangan zaman dan persaingan dunia kerja menuntut sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor II UIN Mataram, Prof. Dr. Muhammad Saleh, M.Ag., turut hadir dan menyampaikan orasi ilmiah kepada para wisudawan sebagai bagian dari rangkaian Sidang Senat Terbuka.
Turut hadir Dr. TGH. Husni Ismail, SQ., M.Ag., Imam Masjid Istiqlal Jakarta yang juga aktif sebagai Sekretaris I Organisasi Ittihad Imam Masjid serta ASN pada Kementerian Agama RI. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan dan kesan mewakili orang tua mahasiswa.
Kegiatan wisuda turut dihadiri Kepala Dinas Koperindag Kota Bima, para pimpinan perguruan tinggi se-Kota dan Kabupaten Bima, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darut Tarbiyah Bima H. Fachry, M.Pd., serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Wisuda Angkatan ke-22 menjadi penanda berakhirnya proses pendidikan formal para lulusan di STIT Sunan Giri Bima sekaligus menjadi awal perjalanan baru menuju dunia pengabdian. Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama masa perkuliahan, para lulusan diharapkan mampu hadir sebagai insan yang berintegritas serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.


