STIT Sunan Giri Bima menjadi tuan rumah Sosialisasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2025, bertempat di Aula Kampus STIT Sunan Giri Bima, Kota Bima. Kegiatan ini dimulai pukul 14.00 WITA dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa dari STIT Sunan Giri Bima, STIS Al-Ittihad Bima, dan STIQ Bima.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Hj. Mahdalena, S.S., M.M., anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Dalam sambutannya, Hj. Mahdalena menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas Komisi VIII DPR RI yang menangani bidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, sekaligus menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan terhadap kinerja kementerian dan lembaga terkait.

“Komisi VIII DPR RI menjadi mitra strategis Kementerian Agama, termasuk dalam meningkatkan akses pendidikan bagi mahasiswa melalui program beasiswa KIP Kuliah. Dalam konteks tersebut, saya berinisiatif menggandeng UIN Mataram sebagai eksekutor kegiatan sosialisasi ini,” jelas Hj. Mahdalena.

Di akhir sambutannya, Hj. Mahdalena mengungkapkan rasa kagumnya kepada mahasiswa STIT Sunan Giri Bima yang dinilai kreatif dan inovatif karena mampu mengolah sampah menjadi produk ekonomis yang memiliki nilai jual tinggi. Ia berharap kreativitas ini terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Prof. Dr. Ahmad Asri, M.Pd., Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah UIN Mataram, yang menegaskan bahwa KIP Kuliah adalah “pintu keberkahan” bagi pelajar dan mahasiswa agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya, terutama bagi yang kurang mampu. Ia juga memaparkan persyaratan penerima KIP Kuliah, proses seleksi, pencairan, hingga mekanisme pelaporan.

Acara berlangsung lancar dan interaktif, dengan peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai KIP Kuliah. Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Adi Haryanto, M.Pd., dosen STIT Sunan Giri Bima.