Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM) bekerja sama dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia menyelenggarakan Workshop on Graduate Studies pada Rabu, 24 September 2025, pukul 15.30 WITA. Kegiatan ini mendapat dukungan dari enam perguruan tinggi di Indonesia, yaitu STIT Sunan Giri Bima, STAI DDI Maros, Universitas Muhammadiyah Barru, IAI DDI Sidenreng Rappang, STIT Al Chaeriyah Mamuju, dan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan. 
Komite Saintifik SEAAM, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., selaku inisiator sekaligus bertindak sebagai moderator, menyampaikan apresiasi kepada UniSZA Malaysia yang diwakili oleh Dr. Ahmad Taufik Hidayah Bin Abdullah, Pensyarah Fakulti Bahasa dan Komunikasi, serta Assoc. Prof. Dr. Mutia Sobihah Binti Abd Halim, Dekan Pusat Pengajian Siswazah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada perwakilan enam perguruan tinggi Indonesia yang hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan bagi mahasiswa Indonesia yang berminat melanjutkan studi pascasarjana di UniSZA Malaysia, baik pada program magister maupun doktoral. Para narasumber dari UniSZA memaparkan informasi lengkap mengenai alur studi, mulai dari tahap pendaftaran, proses perkuliahan, hingga penyelesaian studi.
Selain itu, acara ini juga menjadi momentum bagi SEAAM dalam memperkuat peranannya sebagai fasilitator kerja sama antara perguruan tinggi Indonesia dengan universitas di kawasan ASEAN maupun tingkat internasional, khususnya dengan UniSZA Malaysia.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua STIT Sunan Giri Bima, Irwan Supriadin J., M.Sos.I, Sekretaris P3M STIT Bima, Muhammad Akbar, M.Pd., Kepala Gugus Prodi PAI, Adi Haryanto, M.Pd., Kepala Gugus Prodi PGMI, Siti Nurbaya, M.Pd., serta sejumlah mahasiswa Prodi PAI dan PGMI STIT Sunan Giri Bima.


