Penulis : Muhammad Akbar

Seminar Hasil Kuliah Kerja Nyata PAR dan Kolaboratif Mahasiswa STIT Sunan Giri Bima
Bima, 6 November 2024 – Dalam keheningan yang penuh makna, Kampus STIT Sunan Giri Bima menjadi saksi lahirnya ide-ide segar yang berasal dari perjuangan mahasiswa yang turun langsung ke lapangan.
Seminar hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2024 yang bertemakan “Bersama Membangun Desa” berlangsung dengan penuh antusiasme dan harapan. Di hadapan para peserta, Ketua STIT Sunan Giri Bima, Bapak Irwan Supriadin J, M.Sos.I., memberikan pengantarnya dengan kalimat penuh inspirasi.
KKN bukan sekadar tugas, melainkan ladang perjuangan untuk menanamkan benih perubahan di bumi pertiwi, untuk desa yang lebih gemilang. Seminar ini juga menjadi wahana refleksi bagi peran penting P3M (Pusat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Pengembangan) yang dipimpin oleh Bapak Junaidin, M.Pd.
KKN adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen perguruan tinggi untuk mendorong kemajuan desa melalui kolaborasi ilmu dan masyarakat. Ini adalah manifestasi dari visi kampus, sebuah sinergi yang saling memberi, antara kampus dan desa, dalam rangka menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Semangat yang tiada henti untuk memperkokoh hubungan antara dunia akademik dan masyarakat luas.
Seminar yang dihadiri pula oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) dari tiga posko yaitu Bapak Mulyadin, M.Pd (DPL Posko Desa Kambilo), Bapak Muhammad Irfan, M.Pd.I (DPL Posko Desa Raba) dan Bapak Abd. Salam, M.Pd.I (DPL Posko Desa Tarlawi) menambah nuansa penting dalam acara. Mereka hadir untuk memberikan evaluasi mendalam terkait hasil-hasil yang telah dicapai oleh para mahasiswa dalam melaksanakan program KKN.
Dalam setiap cerita yang disampaikan, terselip kisah tentang kerja keras, kegigihan, dan impian akan desa yang lebih maju. Sebagaimana pepatah lama mengingatkan kita, “Jika ingin melihat masa depan, lihatlah desa.” Dalam seminar ini, mahasiswa STIT Sunan Giri Bima telah membuktikan bahwa bersama, mereka mampu mewujudkan mimpi tersebut, memulai langkah kecil untuk perubahan besar yang berkelanjutan di desa-desa yang mereka sentuh.


