Kota Bima – Tiga dosen dari STIT Sunan Giri Bima berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Bima tahun 2025 yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Mereka menampilkan karya berjudul Transformasi Limbah Plastik: Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Serbuk Tekstil sebagai Alternatif Bahan Sofa yang Eco-Friendly.
Ketiganya adalah Muhammad Akbar, M.Pd., Adi Haryanto, M.Pd., dan Siti Nurbaya, M.Pd. Karya ini dinilai inovatif karena mampu mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomis yang ramah lingkungan dan aplikatif, serta memiliki potensi mendukung industri kreatif lokal.
Lomba ini digelar dalam rangka peringatan Science Tech Day 2025 dengan mengusung tema “Inovasi untuk Mewujudkan Kota Bima yang Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.” Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai tingkatan, mulai dari siswa Tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA hingga akademisi dan masyarakat umum.
Kepala BRIDA Kota Bima, A. Rafik, ST., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh peserta. “Kami bangga melihat kreativitas luar biasa dari peserta. Inovasi seperti ini sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bima yang diwakili oleh Plt. Asisten II Setda Kota Bima, Ahmad Mufrad juga mengungkapkan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat. “Lomba ini menjadi ruang strategis dalam melahirkan para inovator lokal. Kami berharap hasil karya peserta dapat ditindaklanjuti dan memberi kontribusi bagi pembangunan daerah,” tuturnya.
Keberhasilan para dosen STIT ini menunjukkan peran penting perguruan tinggi dalam mendorong riset terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.


