Beratmosferkan angin pantai, beratapkan langit malam yang pekat dengan dihiasi sorot lampu panggung, Tim marawis STIT Sunan Giri Bima tampil menunjukkan kebolehannya ikut serta dalam meramaikan perhelatan Mbojo Writers Festival. Kegiatan yang diadakan oleh Alamtara Institute dan Kalikuma Library yang bertempat di Pantai Ule ini merupakan festival pertama mereka di Bima dengan mengusung tema “Imaji Teluk Bima” konstruksi sebuah kebudayaan yang berangkat dari dinamika masyarakat yang lahir dari peradaban daerah pesisir. Menurut Abdul Wahid, direktur Alamtara Institute, kegiatan ini dimaksudkan sebagai tanda geliat pemuda bima untuk menggitakan liaterrasi di derah shingga pelosok nusantara.
STIT Sunan Giri Bima berterimakasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi dari MWF (Mbojo Festival Writers), sebap selain marawis, sejak hari pertama festival digelar STIT Sunan Giri Bima diberi kesempatan untuk turut berkontribusi menampilkan perangkat pameran berupa karya-karya ciamik yang ”khas bima sekali” di bawah kendali LBC (Laskar Bima Craft) UKM terdepan STIT Sunan Giri Bima yang bergerak dibidang ekonomi mandiri-kreatif. Produk yang dipamerkan di antaranya marchandise kaos, gantungan kunci, gelas dari pemanfaatan limbah bambu, plakat dan lain-lain. Dengan bertemakan “Khas Bima” produk-produk tersebut selain bernilai seni-kreatif, juga sebagai langkah dalam ajang promosi dan menyuarakan keindalahan budaya Bima dan alam lokalnya kepadal dunia.
(Nurlaila, M.Pd)


