stitbima.ac.id — Pelaksanaan Mengasah Intelektual Bersamam Alam (MIBA) 2025 resmi dimulai di Pantai Ule, Kota Bima (29/12/2025). Hari pertama kegiatan ini berlangsung lancar dan semangat dari seluruh peserta yang hadir untuk mengikuti proses awal dalam rangkaian pembinaan anggota baru Laskar Bima Craft.

Meskipun kegiatan dilaksanakan di bawah tenda sederhana beratapkan terpal dan beralaskan tikar plastik di tepi pantai, suasana pelaksanaan tetap berjalan khidmat. Kegiatan dimulai pukul 13.00 hingga 15.20 WITA, dengan materi pembuka berjudul “Mencari Makna Hidup” yang disampaikan oleh Bapak Adi Haryanto, M.Pd, dosen muda STIT Bima, serta dipandu oleh Siti Nurrahmah dari Universitas Nggusuwaru.

Dalam penyampaian materi, peserta dibagikan potongan ayat Al-Qur’an dan hadis secara acak. Peserta kemudian diminta untuk mencari sambungan dari potongan tersebut melalui interaksi dengan peserta lain. Dari proses ini terbentuk kelompok-kelompok kecil secara alami, yang selanjutnya bertugas menerjemahkan dan menjelaskan hikmah di balik teks yang diperoleh. Hasil pembahasan setiap kelompok kemudian dipresentasikan di hadapan peserta lainnya, disertai sesi diskusi dan tanggapan yang berlangsung dinamis.

Melalui metode pembelajaran ini, peserta diajak untuk memahami makna kebersamaan dan kesalingan dalam kehidupan, serta menyadari bahwa nilai-nilai tersebut telah diatur dan dipandu oleh Tuhan melalui Al-Qur’an dan As-Sunnah. Materi disampaikan dengan gaya yang komunikatif, ringan, dan mengalir, sehingga suasana kegiatan tetap fokus namun tetap terasa nyaman bagi seluruh peserta.

Hari pertama pelaksanaan MIBA menjadi tahap awal dari proses pengkaderan anggota baru LBC. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada nilai-nilai dasar organisasi, seperti kebersamaan, semangat belajar, dan komitmen untuk tumbuh bersama.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *